Pages

Rabu, 07 Oktober 2015

Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

1.     Grafik Komputer
a.       Pengertian Grafik Komputer
Grafika komputer adalah bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan dan manipulasi gambar (visual) secara digital . Bentuk sederhana dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D , pemrosesan citra (image processing) , dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafika komputer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data.
Pengertian grafik komputer sendiri merupakan proses untuk menciptakan suatu gambar berdasarkan deskripsi obyek maupun latar belakang yang terkandung pada gambar tersebut . Bentuk sederhana dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D, pemrosesan citra (image processing) dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafika komputer berperan dalam visualisai dan virtual reality. Bagian dari grafika komputer meliputi:
1. Geometri        : Mempelajari cara menggambarkan permukaan bidang
2. Animasi          : Mempelajari cara menggambarkan dan memanipulasi gerakan
3. Rendering      : Mempelajari algoritma untuk menampilkan efek cahaya
4. Citra              : Mempelajari cara pengambilan dan penyuntingan gambar.

b.      Contoh Aplikasi Grafik Komputer:
Ø  Gimp adalah alat atau program pengolah foto multiplatform . GIMP kepanjangan dari GNU Image Manipulation Program. GIMP dapat digunakan untuk mengerjakan tugas berbagai macam manipulasi gambar. Termasuk jika kita ingin sedikit merubah foto, merubah komposisi gambar dan menyusun gambar.
Ø  AutoCAD adalah software komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh autodesk . Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia.
Ø  Photoscape adalah perangkat lunak editor citra yang dikembangkan oleh MOOII tech, Korea. Konsep dasar PhotoScape adalah “Mudah dan Menyenangkan” Sehingga memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengedit foto yang diambil dari kamera digital atau kamera ponsel . PhotoScape menyediakan antarmuka pengguna sederahan untuk melakukan tambahan foto umum termasuk penyesuaian warna, memotong, mengubah ukuran , percetakan dan animasi GIF.
Contoh grafik komputer dalam kehidupan sehari- hari itu sangat beragam. Ada dalam berbagi bidang contohnya :
1.      Pada bidang perancangan
Dikenal adanya software desain grafis seperti auto cad, 3D MAX semuanya akan berlangsung secara mudah dan lebih spesifik dalam perancangan yang akan dibuat. Memperkecil tingkat kesalahan sehingga akan menghasilkan suatu model yang sama seperti aslinya.

2.      Pada bidang hiburan
Banyak sekali contoh dalam bidang hiburan. Misalnya pada film, grafik komputer menghasilkan efek animasi yang baik
3.      Pada bidang pendidikan
Grafik komputer pada pendidikan digunakan untuk mempresentasikan objek-objek pada siswa secara nyata, dapat melalui power point ataupun software lainnya.
4.      Pada bidang kesehatan
Digunakan untuk rontgen tubuh manusia yang berfungsi untuk mengetahui ada atau tidaknya kelainan di tubuh
5.      Pada bidang visual
Bisa digunakan untuk pemotretan lewat satelit, GPS, foto kamera dan lain lagi
6.      Pada bidang hiburan
Gambar gambar kartun, yang dibuat bisa bergerar.


2.     Pengolahan Citra
a.       Pengertian
Pengolahan citra adalah salah satu cabang dari ilmu informatika. Pengolahan citra berkutat pada usaha untuk melakukan transformasi suatu citra atau gambar menjadi citra lain dengan menggunakan teknik tertentu.
   Berikut ini adalah definisi dasar yang dipergunakan dalam pengolahan citra :
1.      Citra
Citra adalah gambar dua dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi yang kontinu menjadi gambar diskrit melalui proses sampling.Gambar analog dibagi menjadi N baris dan M kolom sehingga menjadi gambar diskrit. Persilangan antara baris dan kolom tertentu disebut dengan piksel. Contohnya adalah gambar atau titik diskrit pada baris n dan kolom m disebut dengan piksel [n,m] by Iwan Ramadhan STTBCI BAnda Aceh 
2.      Sampling
Sampling adalah proses untuk menentukan warna pada piksel tertentu pada citra dari sebuah gambar yang kontinu.
Pada proses sampling biasanya dicari warna rata-rata dari gambar analog yang kemudian dibulatkan.
Proses sampling sering juga disebut proses digitisasi

3.      Kuantisasi
Ada kalanya , dalam proses sampling , warna rata-rata yang didapat di relasikan ke level warna tertentu . Contohnya apabila dalam citra hanya terdapat 16 tingkatan warna abu-abu , maka nilai rata-rata yang didapat dari proses sampling harus diasosiasikan ke 16 tingkatan tersebut . Proses mengasosiasikan warna rata-rata dengan tingkatan warna tertentu disebut dengan kuantisasi.



4.      Derau
Derau (Noise) adalah gambar atau piksel yang mengganggu kualitas citra . Derau dapat disebabkan oleh gangguan fisis (optik) pada alat akuisisi maupun secara disengaja akibat proses pengolahan yang tidak sesuai . Contohnya adalah bintik hitam atau putih yang muncul secara acak yang tidak diinginkan di dalam citra. bintik acak ini disebut dengan derau salt & pepper.
Banyak metode yang ada dalam pengolahan citra bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan noise.

b.      Aplikasi pada pengolahan citra :
     Pengolahan citra mengalami perkembangan yang sangat pesat . Memang pengolahan citra merupakan bidang yang sangat menarik . Berkembangnya teknologi pemrosesan gambar memang sangat menakjubkan.mikroskop mampu menampilkan gambar 2 dimensi maupun gambar 3 dimensi secara sempurna . Didukung dengan lensa optik yang mampu untuk zoom sampai 5000 kali , alat tersebut mengintegrasi beberapa teknik perbaikan gambar dengan baik . Fokus yang kurang jelas dapat diperbaiki secara otomatis dengan hanya menekan satu tombol . Mikroskop tersebut juga dilengkapi dengan software analisis citra yang telah terpadu . Kita dapat menampilkan profil permukaan 3 dimensi lengkap dengan ukurannya sehingga urusan mengukur sebuah objek 3D dalam ukuran mikron dapat dilakukan.
     Penjelasan diatas adalah salah satu aplikasi pengolahan citra khususnya pengolahan citra digital . Pengolahan citra sendiri mempunyai aplikasi dalam beberapa bidang . Salah satunya adalah bidang medis . Medical imaging atau pencitraan medis sering diartikan sebagai pemanfaatan gambar untuk tujuan klinis atau medis seperti diagnosa atau mengobservasi suatu penyakit. Penggabungan dengan teknologi lainnya menghasilkan sinergi yang bermanfaat sebagai contoh Magnetic resonance imaging atau nuclear magnetic resonance imaging dapat dipergunakan untuk menscan bagian tubuh seperti otak sehingga suatu kelainan atau pecahnya pembuluh darah diotak dapat diobservasi. Bidang computer vision adalah contoh lainnya dari pengabungan teknologi pengolahan citra dengan bidang lain. Contoh aplikasi dari bidang ini adalah otomatisasi peralatan berdasarkan gambar yang diambil. Contoh lainnya adalah penghitungan jumlah orang atau benda berdasarkan gambar.
     Aplikasi lainnya adalah untuk dekteksi wajah dan deteksi ciri suatu object . Bidang ini juga berkembang sangat pesat . Banyak alat yang dihasilkan dari tingkat penelitian laboratorium sampai tingkat industri untuk mendeteksi suatu cacat pada suatu benda . Aplikasi lain yang tak kalah menarik adalah remote sensing . Dengan remote sensing , informasi tentang suatu object yang berada jauh dan dalam jangkauan yang luas bisa didapatkan berdasarkan gambar dari object tersebut . Pengambilan gambar melalui satelit menjadi bidang yang menarik untuk mengobservari kekayaan alam atau banyak manfaat lainnya . Salah satu contoh yang sangat kita kenal adalah aplikasi google earth yang sangat bermanfaat.
Refrensi:


Jumat, 15 Mei 2015

Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter

Nama               : Indra Yuhandhi
NPM                : 19113984
Mata Kuliah     : Teori Organisasi Umum 2



Soal
1. Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter apa saja yang telah dilakukan oleh Pemerintah dari tahun 2010 s/d sekarang?
    Jawab :

A. Kebijakan Fiskal yang dilakukan oleh Pemerintah, yaitu:
* Kebijakan Fiskal Stabilisator Otomatis
Kebijakan ini bisa ditemui dinegara-negara maju, dimana kebijakan ini memiliki stabilisator otomatis yaitu pajak dan pengeluarnnya yang di kategorikan dalam transfer payment.
* Kebijakan Fiskal Diskresioner
Kebijakan  ini merupakan langkah-langkah pemeritah untuk mengubah pengeluaran atau pemungutan pajaknya untuk mengatasi masalah ekonomi yang sedang dihadapi. Dalam menjalankan kebijakan fiskal ini, merintah menggunakan alat yang membuat perubahan atas pengeluaran perintah dan membuat perubahan sistem pemungutan pajak.

B. Kebijakan Moneter yang dilakukan Pemerintah, yaitu:
*Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation)

Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang, maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang.
*Fasilitas Diskonto (Discount Rate)
Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah uang yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum kadang-kadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang.
*Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio)Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untuk menambah jumlah uang, pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar, pemerintah menaikkan rasio.
*Imbauan Moral (Moral Persuasion)
Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.


2. Apakah masih ada lembaga keuangan yang bukan Bank yang tidak formal yang masih terjadi di masyarakat? Apa saja? Seberapa banyak di Indonesia? ( Dengan data-data jika ada)
    Jawab :
Masih ada. Diantaranya yaitu:
-Koperasi Simpan Pinjam
-Perum Pegadaian
-Perusahaan Asuransi
-Dana Pensiun


Source:
http://id.wikipedia.org/wiki/Kebijakan_moneter
http://www.fiskal.co.id/berita/fiskal-15/2339/kebijakan-moneter-dan-kebijakan-fiskal,-apa-perbedaannya#.VViiHKntmT8
http://arikusumaastuti.blogspot.com/2015/02/kebijakan-fiskal.html#.VVijJ6ntmT8
http://arikusumaastuti.blogspot.com/2015/02/kebijakan-moneter.html#.VVijfantmT8
https://boniephoel.wordpress.com/2010/04/26/lembaga-keuangan-bukan-bank/
http://alfahinata.tumblr.com/post/18826632024/lembaga-keuangan-non-bank-dan-bank-di-indonesia

Selasa, 10 Juni 2014

Cintai Negara Indonesia seperti Mencintai Diri Kita Sendiri.

Aku Cinta Indonesia

Saya adalah salah seorang yang beruntung bisa tinggal di Negara Indonesia. Saya sudah belasan tahun di INDONESIA. Saya sangat cinta Indonesia. Beraneka ragam suku budaya, ragam bahasa, dll. Banyak perbedaan yang di Indonesia antara lain perbedaan dalam menganut keyakinan. 

Aku cinta Indonesia, tanah tumpah darahku. Di negeri ini aku dilahirkan dan di sini pula aku diberi makanan, airnya mampu melepaskanku dari rasa dahaga, orang - orangnya yang pada akhirnya mampu mendidik dan memberi ilmu padaku, dan kultur serta kearifan lokalnya yang membuat aku bisa bertoleransi.

Kultur dan budaya orang yang beraneka ragam banyak aku temukan saat melakukan perjalanan. Kehangatan dan keramahan warga - warga setempat lagi - lagi membuat aku bersyukur karena telah dilahirkan dinegeri ini. Keramahan seperti inilah  yang tidak akan banyak ditemukan di negara lain.

Budayanya yang begitu banyak dan beragam turut menambah kekayaan bangsa ini. Bahasa daerahnya saja ada begitu banyak dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan bahasa daerah terbanyak di dunia. Kerukunan antara umat beragama yang indah hanya akan ditemui di negeri ini.

Mungkin beberapa tahun belakangan ini beberapa kali terjadi perselisisihan atau konflik antara sekelompok orang tertentu yang mengatas namakan agama. Tetapi itu hanya sekelompok kecil dan tentu tidak dapat dijadikan sebagai tolak ukur kerukunan umat beragama di negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat didunia.

Hanya dinegeri inilah persahabatan di atas perbedaan keyakinan dapat terjalin dengan begitu harmonis. Dengan tetap memegang teguh keyakinannya masing - masing.

Sebenarnya banyak juga cara menerapkan rasa cinta kita pada tanah air, cara yang sebenarnya sungguh sederhana hanya saja masih kurangnya kesadaran masayarakat Indonesia akan pentingnya mencintai tanah air sendiri, bila kita melakukan beberapa hal seperti dibawah ini:
- Mentaati peraturan dan hukum yang berlaku dikalangan nasional ataupn daerah masing-masing.
-Tidak merusak perangkat umum yang disdiakan, dan lain sebagainya.
-Selalu menerapkan sikap sopan santun dan ramah tamah yang telah lama menjadi ciri khas orang Indonesia.
-Mempelajari budaya dan adat istiadat yang ada guna melestarikan kebudayaan luhur bangsa.
-Menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Meningkatkan rasa patriotisme dan nasionalisme dalam bangsa dan negara yang tengah dalam era globalisasi ini, patriotisme indonesia sendiri memiliki arti sikap kita terhadap tanah air, prngabdian dan pengorbanan terhadap tanah air yang bertujuan untuk memberi kemakmuran dan kejayaan atas tanah air kita sendiri, Indonesia. Sedangkan nasionalisme adlah sikap bangga dan cinta terhadap tanah air dan apa yang didapat didalamnya. Berikut hal sederhana yang dapat dilakukan untuk meningkatkan rasa patriotisme dan nasionalisme:
-Mengikuti upacara disekolah, maupun upacara hari besar.
-Menggalang kegiatan bakti sosial.
-Mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan kepemudaan seperti PMR, Pramuka, dll.
-Membeli produk dalam negeri.
-Meningkatkan prestasi dalam akademik maupun non akademik demi maneharumkan nama bangsa, dll.

Tugas Ilmu Budaya Dasar
Nama: Indra Yuhandhi
NPM:19113984
Kelas:1KA41
Universitas Gunadarma Kampus Cengkareng

Senin, 05 Mei 2014

Kebudayaan

Kebudayaan atau Culture berasal dari bahasa latin Colore yang artinya pemeliharaan, pengolahan tanah menjadi tanah pertanian. Sedangkan Kebudayaan, akar katanya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Buddayah dari budhi atau akal. Dengan kata lain kebuadayaan adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kebudayaan berhubungan erat dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan istilah Cultural-Determinism yaitu, segala sesuatu yang ada di masyarakat ditentukan oleh kebudayaan masyarakat itu sendiri. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
Andreas Eppink berpendapat bahwa, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai dan norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, serta segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi, diperoleh pengertian tentang kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat,bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni. Bahasa danbudaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya yang menentukan perilaku komunikatif manusia.
Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam " di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina . Citra budaya yang brsifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Unsur Kebudayaan
Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:
1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
· alat-alat teknologi
· sistem ekonomi
· keluarga
· kekuasaan politik
2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
· sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
· organisasi ekonomi
· alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
· organisasi kekuatan (politik)
3. Koentjaraningrat ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu:
1. Sistem religi yang meliputi:
§ sistem kepercayaan
§ sistem nilai dan pandangan hidup
§ komunikasi keagamaan
§ upacara keagamaan
2. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial yang meliputi:
§ kekerabatan
§ asosiasi dan perkumpulan
§ sistem kenegaraan
§ sistem kesatuan hidup
§ perkumpulan
3. Sistem pengetahuan meliputi pengetahuan tentang:
§ flora dan fauna
§ waktu, ruang dan bilangan
§ tubuh manusia dan perilaku antar sesama manusia
4. Bahasa yaitu alat untuk berkomunikasi berbentuk:
§ lisan
§ tulisan
5. Kesenian yang meliputi:
§ seni patung/pahat
§ relief
§ lukis dan gambar
§ rias
§ vokal
§ musik
§ bangunan
§ kesusastraan
§ drama
6. Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi yang meliputi:
§ berburu dan mengumpulkan makanan
§ bercocok tanam
§ peternakan
§ perikanan
§ perdagangan
7. Sistem peralatan hidup atau teknologi yang meliputi:
§ produksi, distribusi, transportasi
§ peralatan komunikasi
§ peralatan konsumsi dalam bentuk wadah
§ pakaian dan perhiasan
§ tempat berlindung dan perumahan
§ senjata
Wujud Kebudayaan
Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak ; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam pikiran masyarakat. Sistem gagasan yang telah dipelajari oleh tiap individu sejak dini sangat menentukan sifat dan cara berpikir serta tingkah laku individu tersebut. Gagasan-gagasan inilah yang akhirnya menghasilkan berbagai hasil karya manusia berdasarkan sistem nilai, cara berfikir dan pola tingkah laku. Wujud budaya dalam bentuk sistem gagasan ini biasa juga disebut sistem nilai budaya.
Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari individu dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengansistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkrit, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
Artefak (karya) 
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan

Komponen Kebudayaan
Berdasarkan wujudnya tersebut, kebudayaan dapat digolongkan atas dua komponen utama:
Kebudayaan material
Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhiasan, senjata, dan sebagainya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang yang dipakai sehari-hari oleh anggota masyarakat.
Kebudayaan nonmaterial
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional.
Komponen-komponen atau unsur-unsur utama dari kebudayaan antara lain:
  • Teknologi

  • Sistem mata pencaharian

  • Sistem kekerabatan dan organisasi sosial

  • Bahasa

  • Kesenian

  • Sistem Kepercayaan / Agama

  • Pernikahan

  • Sistem ilmu dan pengetahuan
Peradaban
Istilah peradaban dalam bahasa Inggris disebut Civilization. Istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan. Pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur dan sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi. Dengan batasan-batasan pengertian di atas maka istilah peradaban sering dipakai untuk hasil-hasil kebudayaan seperti: kesenian, ilmu pengetahuan dan teknologi, adat sopan santun serta pergaulan. Selain itu juga kepandaian menulis, organisasi bernegara serta masyarakat kota yang maju dan kompleks. Tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh faktor pendidikan, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Tiap-tiap masyarakat atau bangsa di manapun selalu berkebudayaan, akan tetapi tidak semuanya telah memiliki peradaban yang tinggi. Perubahan sosial budaya dapat terjadi bila sebuah kebudayaan melakukan kontak dengan kebudayaan asing.
Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan.Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan.
Ada tiga faktor yang dapat memengaruhi perubahan sosial:
  1. tekanan kerja dalam masyarakat
  2. keefektifan komunikasi
  3. perubahan lingkungan alam.
Perubahan budaya juga dapat timbul akibat timbulnya perubahan lingkungan masyarakat, penemuan baru, dan kontak dengan kebudayaan lain.

Penetrasi kebudayaan
Yaitu masuknya pengaruh suatu kebudayaan ke kebudayaan lainnya. Penetrasi kebudayaan dapat terjadi dengan dua cara:
Penetrasi damai (penetration pasifique)
Masuknya sebuah kebudayaan dengan jalan damai. Penerimaan kedua macam kebudayaan tersebut tidak mengakibatkan konflik, tetapi memperkaya khasanah budaya masyarakat setempat. Pengaruh kedua kebudayaan ini pun tidak mengakibatkan hilangnya unsur-unsur asli budaya masyarakat.
Penyebaran kebudayaan secara damai akan menghasilkan Akulturasi,Asimilasi, atau Sintesis. Akulturasi adalah bersatunya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur kebudayaan asli.Asimilasi adalah bercampurnya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru. Sedangkan Sintesis adalah bercampurnya dua kebudayaan yang berakibat pada terbentuknya sebuah kebudayaan baru yang sangat berbeda dengan kebudayaan asli.
Penetrasi kekerasan (penetration violante)
Masuknya sebuah kebudayaan dengan cara memaksa dan merusak.
Sebuah kebudayaan besar biasanya memiliki sub-kebudayaan (atau biasa disebut sub-kultur), yaitu sebuah kebudayaan yang memiliki sedikit perbedaan dalam hal perilaku dan kepercayaan dari kebudayaan induknya. Munculnya sub-kultur disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya karena perbedaan umur, ras, etnisitas, kelas, aesthetik, agama, pekerjaan, pandangan politik dan gender.
Ada beberapa cara yang dilakukan masyarakat ketika berhadapan dengan imigran dan kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaan asli yaitu :
  • Monokulturalisme : Pemerintah mengusahakan terjadinya asimilasi kebudayaan sehingga masyarakat yang berbeda kebudayaan menjadi satu dan saling bekerja sama.
  • Leitkultur (kebudayaan inti) : Sebuah model yang dikembangkan oleh Bassam Tibi di Jerman. Dalam Leitkultur, kelompok minoritas dapat menjaga dan mengembangkan kebudayaannya sendiri, tanpa bertentangan dengan kebudayaan induk yang ada dalam masyarakat asli.
  • Melting Pot : Kebudayaan imigran/asing berbaur dan bergabung dengan kebudayaan asli tanpa campur tangan pemerintah.
  • Multikulturalisme : Sebuah kebijakan yang mengharuskan imigran dan kelompok minoritas untuk menjaga kebudayaan mereka masing-masing dan berinteraksi secara damai dengan kebudayaan induk.
Kebudayaan menurut wilayah
Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi, hubungan dan saling keterkaitan kebudayaan-kebudayaan di dunia saat ini sangat tinggi. Selain kemajuan teknologi dan informasi, hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi, migrasi, dan agama.
Afrika
Beberapa kebudayaan di benua Afrika terbentuk melalui penjajahan Eropa, seperti kebudayaan Sub-Sahara. Sementara itu, wilayah Afrika Utara lebih banyak terpengaruh oleh kebudayaan Arab dan Islam.

Amerika
Kebudayaan di benua Amerika dipengaruhi oleh suku-suku Asli benua Amerika; orang-orang dari Afrika (terutama di Amerika Serikat), dan para imigran Eropa terutama Spanyol, Inggris, Perancis, Portugis, Jerman, dan Belanda. 



Asia
Asia memiliki berbagai kebudayaan yang berbeda satu sama lain, meskipun begitu, beberapa dari kebudayaan tersebut memiliki pengaruh yang menonjol terhadap kebudayaan lain, seperti misalnya pengaruh kebudayaan Tiongkok kepada kebudayaan Jepang, Korea dan Vietnam . Dalam bidang agama, agama Budha dan Taoisme banyak memengaruhi kebudayaan di Asia Timur. Selain kedua Agama tersebut, norma dan nilai Agama Islam juga turut memengaruhi kebudayaan terutama di wilayah Asia Selatan dan Tenggara.
Australia
Kebanyakan budaya di Australia masa kini berakar dari kebudayaan Eropa dan Amerika. Kebudayaan Eropa dan Amerika tersebut kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan lingkungan benua Australia, serta diintegrasikan dengan kebudayaan penduduk asli benua Australia, Aborigin.
Eropa
Kebudayaan Eropa banyak terpengaruh oleh kebudayaan negara-negara yang pernah dijajahnya. Kebudayaan ini dikenal juga dengan sebutan "kebudayaan barat". Kebudayaan ini telah diserap oleh banyak kebudayaan, hal ini terbukti dengan banyaknya pengguna bahasa Inggris dan bahasa Eropa lainnya di seluruh dunia. Selain dipengaruhi oleh kebudayaan negara yang pernah dijajah, kebudayaan ini juga dipengaruhi oleh kebudayaan Yunani kuno, Romawi kuno, dan agama Kristen, meskipun kepercayaan akan agama banyak mengalami kemunduran beberapa tahun ini.
Timur Tengah dan Afrika Utara
Kebudayaan di daerah Timur Tengah dan Afrika Utara saat ini kebanyakan sangat dipengaruhi oleh nilai dan norma agama Islam, meskipun tidak hanya agama Islam yang berkembang di daerah ini.



Source :
Wuryaningsih,Dra. M.Y. Sri, Peradaban Kuno Asia dan Afrika 1.



Pendapat saya: Kebudayaan adalah salah satu harta warisan bangsa yang harus sangat dijaga. Karena suatu bangsa yang tidak mampu menjaga nilai-nilai budayanya adalah bangsa yang tidak bisa menghargai bangsanya sendiri.