Pages

Senin, 05 Mei 2014

Kebudayaan

Kebudayaan atau Culture berasal dari bahasa latin Colore yang artinya pemeliharaan, pengolahan tanah menjadi tanah pertanian. Sedangkan Kebudayaan, akar katanya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Buddayah dari budhi atau akal. Dengan kata lain kebuadayaan adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kebudayaan berhubungan erat dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan istilah Cultural-Determinism yaitu, segala sesuatu yang ada di masyarakat ditentukan oleh kebudayaan masyarakat itu sendiri. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
Andreas Eppink berpendapat bahwa, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai dan norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, serta segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi, diperoleh pengertian tentang kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat,bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni. Bahasa danbudaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya yang menentukan perilaku komunikatif manusia.
Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam " di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina . Citra budaya yang brsifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Unsur Kebudayaan
Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:
1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
· alat-alat teknologi
· sistem ekonomi
· keluarga
· kekuasaan politik
2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
· sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
· organisasi ekonomi
· alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
· organisasi kekuatan (politik)
3. Koentjaraningrat ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu:
1. Sistem religi yang meliputi:
§ sistem kepercayaan
§ sistem nilai dan pandangan hidup
§ komunikasi keagamaan
§ upacara keagamaan
2. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial yang meliputi:
§ kekerabatan
§ asosiasi dan perkumpulan
§ sistem kenegaraan
§ sistem kesatuan hidup
§ perkumpulan
3. Sistem pengetahuan meliputi pengetahuan tentang:
§ flora dan fauna
§ waktu, ruang dan bilangan
§ tubuh manusia dan perilaku antar sesama manusia
4. Bahasa yaitu alat untuk berkomunikasi berbentuk:
§ lisan
§ tulisan
5. Kesenian yang meliputi:
§ seni patung/pahat
§ relief
§ lukis dan gambar
§ rias
§ vokal
§ musik
§ bangunan
§ kesusastraan
§ drama
6. Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi yang meliputi:
§ berburu dan mengumpulkan makanan
§ bercocok tanam
§ peternakan
§ perikanan
§ perdagangan
7. Sistem peralatan hidup atau teknologi yang meliputi:
§ produksi, distribusi, transportasi
§ peralatan komunikasi
§ peralatan konsumsi dalam bentuk wadah
§ pakaian dan perhiasan
§ tempat berlindung dan perumahan
§ senjata
Wujud Kebudayaan
Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak ; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam pikiran masyarakat. Sistem gagasan yang telah dipelajari oleh tiap individu sejak dini sangat menentukan sifat dan cara berpikir serta tingkah laku individu tersebut. Gagasan-gagasan inilah yang akhirnya menghasilkan berbagai hasil karya manusia berdasarkan sistem nilai, cara berfikir dan pola tingkah laku. Wujud budaya dalam bentuk sistem gagasan ini biasa juga disebut sistem nilai budaya.
Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari individu dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengansistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkrit, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
Artefak (karya) 
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan

Komponen Kebudayaan
Berdasarkan wujudnya tersebut, kebudayaan dapat digolongkan atas dua komponen utama:
Kebudayaan material
Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhiasan, senjata, dan sebagainya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang yang dipakai sehari-hari oleh anggota masyarakat.
Kebudayaan nonmaterial
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional.
Komponen-komponen atau unsur-unsur utama dari kebudayaan antara lain:
  • Teknologi

  • Sistem mata pencaharian

  • Sistem kekerabatan dan organisasi sosial

  • Bahasa

  • Kesenian

  • Sistem Kepercayaan / Agama

  • Pernikahan

  • Sistem ilmu dan pengetahuan
Peradaban
Istilah peradaban dalam bahasa Inggris disebut Civilization. Istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan. Pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur dan sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi. Dengan batasan-batasan pengertian di atas maka istilah peradaban sering dipakai untuk hasil-hasil kebudayaan seperti: kesenian, ilmu pengetahuan dan teknologi, adat sopan santun serta pergaulan. Selain itu juga kepandaian menulis, organisasi bernegara serta masyarakat kota yang maju dan kompleks. Tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh faktor pendidikan, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Tiap-tiap masyarakat atau bangsa di manapun selalu berkebudayaan, akan tetapi tidak semuanya telah memiliki peradaban yang tinggi. Perubahan sosial budaya dapat terjadi bila sebuah kebudayaan melakukan kontak dengan kebudayaan asing.
Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan.Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan.
Ada tiga faktor yang dapat memengaruhi perubahan sosial:
  1. tekanan kerja dalam masyarakat
  2. keefektifan komunikasi
  3. perubahan lingkungan alam.
Perubahan budaya juga dapat timbul akibat timbulnya perubahan lingkungan masyarakat, penemuan baru, dan kontak dengan kebudayaan lain.

Penetrasi kebudayaan
Yaitu masuknya pengaruh suatu kebudayaan ke kebudayaan lainnya. Penetrasi kebudayaan dapat terjadi dengan dua cara:
Penetrasi damai (penetration pasifique)
Masuknya sebuah kebudayaan dengan jalan damai. Penerimaan kedua macam kebudayaan tersebut tidak mengakibatkan konflik, tetapi memperkaya khasanah budaya masyarakat setempat. Pengaruh kedua kebudayaan ini pun tidak mengakibatkan hilangnya unsur-unsur asli budaya masyarakat.
Penyebaran kebudayaan secara damai akan menghasilkan Akulturasi,Asimilasi, atau Sintesis. Akulturasi adalah bersatunya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur kebudayaan asli.Asimilasi adalah bercampurnya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru. Sedangkan Sintesis adalah bercampurnya dua kebudayaan yang berakibat pada terbentuknya sebuah kebudayaan baru yang sangat berbeda dengan kebudayaan asli.
Penetrasi kekerasan (penetration violante)
Masuknya sebuah kebudayaan dengan cara memaksa dan merusak.
Sebuah kebudayaan besar biasanya memiliki sub-kebudayaan (atau biasa disebut sub-kultur), yaitu sebuah kebudayaan yang memiliki sedikit perbedaan dalam hal perilaku dan kepercayaan dari kebudayaan induknya. Munculnya sub-kultur disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya karena perbedaan umur, ras, etnisitas, kelas, aesthetik, agama, pekerjaan, pandangan politik dan gender.
Ada beberapa cara yang dilakukan masyarakat ketika berhadapan dengan imigran dan kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaan asli yaitu :
  • Monokulturalisme : Pemerintah mengusahakan terjadinya asimilasi kebudayaan sehingga masyarakat yang berbeda kebudayaan menjadi satu dan saling bekerja sama.
  • Leitkultur (kebudayaan inti) : Sebuah model yang dikembangkan oleh Bassam Tibi di Jerman. Dalam Leitkultur, kelompok minoritas dapat menjaga dan mengembangkan kebudayaannya sendiri, tanpa bertentangan dengan kebudayaan induk yang ada dalam masyarakat asli.
  • Melting Pot : Kebudayaan imigran/asing berbaur dan bergabung dengan kebudayaan asli tanpa campur tangan pemerintah.
  • Multikulturalisme : Sebuah kebijakan yang mengharuskan imigran dan kelompok minoritas untuk menjaga kebudayaan mereka masing-masing dan berinteraksi secara damai dengan kebudayaan induk.
Kebudayaan menurut wilayah
Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi, hubungan dan saling keterkaitan kebudayaan-kebudayaan di dunia saat ini sangat tinggi. Selain kemajuan teknologi dan informasi, hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi, migrasi, dan agama.
Afrika
Beberapa kebudayaan di benua Afrika terbentuk melalui penjajahan Eropa, seperti kebudayaan Sub-Sahara. Sementara itu, wilayah Afrika Utara lebih banyak terpengaruh oleh kebudayaan Arab dan Islam.

Amerika
Kebudayaan di benua Amerika dipengaruhi oleh suku-suku Asli benua Amerika; orang-orang dari Afrika (terutama di Amerika Serikat), dan para imigran Eropa terutama Spanyol, Inggris, Perancis, Portugis, Jerman, dan Belanda. 



Asia
Asia memiliki berbagai kebudayaan yang berbeda satu sama lain, meskipun begitu, beberapa dari kebudayaan tersebut memiliki pengaruh yang menonjol terhadap kebudayaan lain, seperti misalnya pengaruh kebudayaan Tiongkok kepada kebudayaan Jepang, Korea dan Vietnam . Dalam bidang agama, agama Budha dan Taoisme banyak memengaruhi kebudayaan di Asia Timur. Selain kedua Agama tersebut, norma dan nilai Agama Islam juga turut memengaruhi kebudayaan terutama di wilayah Asia Selatan dan Tenggara.
Australia
Kebanyakan budaya di Australia masa kini berakar dari kebudayaan Eropa dan Amerika. Kebudayaan Eropa dan Amerika tersebut kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan lingkungan benua Australia, serta diintegrasikan dengan kebudayaan penduduk asli benua Australia, Aborigin.
Eropa
Kebudayaan Eropa banyak terpengaruh oleh kebudayaan negara-negara yang pernah dijajahnya. Kebudayaan ini dikenal juga dengan sebutan "kebudayaan barat". Kebudayaan ini telah diserap oleh banyak kebudayaan, hal ini terbukti dengan banyaknya pengguna bahasa Inggris dan bahasa Eropa lainnya di seluruh dunia. Selain dipengaruhi oleh kebudayaan negara yang pernah dijajah, kebudayaan ini juga dipengaruhi oleh kebudayaan Yunani kuno, Romawi kuno, dan agama Kristen, meskipun kepercayaan akan agama banyak mengalami kemunduran beberapa tahun ini.
Timur Tengah dan Afrika Utara
Kebudayaan di daerah Timur Tengah dan Afrika Utara saat ini kebanyakan sangat dipengaruhi oleh nilai dan norma agama Islam, meskipun tidak hanya agama Islam yang berkembang di daerah ini.



Source :
Wuryaningsih,Dra. M.Y. Sri, Peradaban Kuno Asia dan Afrika 1.



Pendapat saya: Kebudayaan adalah salah satu harta warisan bangsa yang harus sangat dijaga. Karena suatu bangsa yang tidak mampu menjaga nilai-nilai budayanya adalah bangsa yang tidak bisa menghargai bangsanya sendiri.

Kamis, 04 April 2013

JADWAL UJIAN NASIONAL 2012/2013 TINGKAT SMA/MA

No
Hari dan Tanggal
Jam
Mata pelajaran
Program
IPA
Program
IPS
Program Bahasa
MA Program Keagamaan
1.
UN
Senin, 15 April 2013
 
07.30 – 09.30
 
Bahasa
Indonesia

 
Bahasa
Indonesia

 
Bahasa
Indonesia

 
Bahasa Indonesia

UN Susulan
Senin, 22 April 2013

2.
UN
Selasa, 16 April 2013

 
07.30 – 09.30
 
 
10.30 – 12.30
 
Fisika
 
 
Bahasa
Inggris
 
Ekonomi
 
 
Bahasa
Inggris
 
Bahasa Asing
 
 
Bahasa Inggris

 
Tafsir
 
 
Bahasa Inggris

UN Susulan
Selasa, 23 April 2013
3.
UN
Rabu, 17 April 2013
07.30 – 09.30
Matematika
Matematika
Matematika
Matematika
UN Susulan
Rabu, 24 April 2013
4.
UN
Kamis, 18 April 2013
 
07.30 – 09.30
 
 
10.30 – 12.30
 
Kimia
 
 
Biologi

 
Sosiologi
 
 
Geografi

 
Antropologi
 
 
Sastra Indonesia
 
Fikih
 
 
Hadis

UN Susulan
Kamis, 25 April 2013
 By: http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/pengumuman/1013

Sabtu, 12 Mei 2012

Peluang Bisnis 100% Gratis BEBAS RESIKO Kerjanya Mudah



Hai bro semua, :)
Udah pada tahu dong kalau sekarang ada banyak sekali cara untuk bisa mencari uang melalui internet. Ada yang berbayar, ada yang gratis. Kalau saya, tentu lebih suka yang gratisan, hehe :D
Terkait dengan hal itu,.. Nah... Barusan saya browsing dan menemukan sebuah situs bisnis yang menarik. Namanya <b>gajigratis.Com.</b>
Kenapa menarik? Alasannya adalah karena untuk join (bergabung) di situs tersebut biayanya Rp 0 saja, alias gratis.
Eits, tapi walaupun gratis, ini bukan berarti bahwa hasilnya juga "gratis". Bahkan hasilnya hasil yang "mahal" karena situs itu memberikan bayaran hingga Rp. 277.777.778.500,- untuk member-membernya wow hasil yang fantastis bro.
Cara kerjanya cukup mudah, kita hanya diperintahkan untuk menawarkan orang lain datang ke URL tertentu. Setiap kali orang lain bergabung dengan situs yang dituju, kita akan mendapat bayaran Komisi Jaringan Rp 25 hingga 10 level Komisi Sponsor Rp. 100,- hingga 10 level Semakin banyak kita menyebar URL-nya, semakin banyak juga komisi yang kita dapat.
Penasaran kan? Ingin join kan? Ingin tahu gimana cara kerjanya?
Ok, silakan <b>langsung join di ==> http://gajigratis.com/?ref=indrayuhandhi </b>
BTW, di dalam member areanya ada banyak tawaran <b>bonus ebook gratis</b> lho... bakal rugi kalau enggak join & gak ngikutin penawaran bonus-bonusnya, :)
Masih belum join? Ya ampuun... ^_^"
<b>Langsung join di sini! ==> http://gajigratis.com/?ref=indrayuhandhi </b>
Ok thx ya bro smua di tunggu join nya

Selasa, 22 November 2011

10 CARA MENINGKATKAN KEJENIUSAN !

Maaf dapat penulisan artikel ini saya dapet copas dari http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/09/10-cara-meningkatkan-kejeniusan/. Di saat Anda menghadapi masalah berat di sekolah, kantor, rumah, atau di kehidupan sosial dan tidak menemukan jalan keluar, terkadang Anda ingin menciptakan suatu ide kreatif. Apa yang dapat Anda lakukan? Berikut adalah 10 cara praktis untuk meningkatkan daya kreasi anda dan menyelesaikan masalah yang Anda hadapi.

1. Tanyakan mengapa???


Tanyakan kepada diri sendiri “mengapa masalah tersebut muncul” dalam kehidupan Anda. Cari 6 alasan dan untuk setiap alasannya, tanyakan “mengapa ini bisa terjadi”? Teruslah bertanya pada diri Anda sendiri. Hal ini membantu kita untuk lebih mengerti berbagai alasan mengapa hal tersebut bisa menjadi masalah dan dengan demikian Anda akan dapat menemukan berbagai jalan keluar.
_______________________________________________
_______________________________________________

2. Tidur saja
Renungkan masalah yang Anda hadapi dengan segala aspeknya untuk beberapa waktu kemudian singkirkan semuanya dari pikiran Anda. Tidurlah yang nyenyak. Alam bawah sadar terus bekerja dan seringkali Anda akan bangun di keesokan harinya dengan ide yang hebat.
______________________________________________
______________________________________________

3. Bicarakan dengan seseorang yang tidak berkaitan sama sekali dengan situasi tersebut

Biasanya mereka akan menanyakan pertanyaan mendasar atau memberikan saran yang terdengar bodoh namun mengarah kepada ide bagus. Bagaimanapun juga dua kepala lebih baik daripada satu, tetapi orang yang terlalu berkaitan dengan masalah yang sedang dihadapi seringkali muncul dengan ide yang sama dengan Anda, jadi cobalah untuk membicarakannya dengan pihak luar.
_______________________________________________
_______________________________________________

4. Tanyakan diri Anda bagaimana selebriti akan menghadapi masalah semacam ini


Apa yang akan dilakukan Madonna atau Margaret Thatcher atau Sherlock Holmes? Temukan pendekatan individual mereka dalam memecahkan masalah dan hal ini mungkin dapat memberikan Anda jalan keluar yang cukup radikal.
______________________________________________
______________________________________________

5. Ambil suatu benda ( apapun ) dan katakanlah kepada diri Anda,
“Barang ini mengandung kunci jalan keluar terhadap permasalahan yang saya hadapi “

Kemudian paksakan untuk menemukan beberapa ide. Coba lakukan hal ini terus menerus dengan beberapa benda yang berbeda dan Anda akan memiliki pilihan ide radikal dan inovatif.
_______________________________________________
_______________________________________________

6. Gunakan kiasan

Coba untuk memikirkan masalah lain dalam hidup yang mirip dengan masalah yang Anda hadapi sekarang. Seperti contoh: Anda ingin staff Anda bekerja dengan menggunakan cara yang baru. Sehubungan dengan itu Anda bisa membayangkan hal ini seperti memaksa anak Anda untuk memakan sayuran. Pikirkan cara – cara yang dapat dilakukan untuk membujuk anak untuk memakan sayuran. Kemudian dari cara – cara tersebut, lihatlah apa ada yang dapat menjadi jalan keluar untuk permasalahan Anda di kantor.
_______________________________________________
_______________________________________________

7. Bayangkan solusi ideal di dunia ini dimana tidak ada batasan sama sekali

Sebagai contoh Anda dapat menggunakan cara apapun yang diinginkan. Sekarang tantang kondisi ideal itu dengan menghadapi segala masalah yang dapat merintangi Anda dalam mencapai tujuan. Banyak permasalahan dapat diatasi dengan pendekatan semacam ini.
_______________________________________________
_______________________________________________

8. Buka kamus dan pilih kata benda apapun secara acak
Kemudian tuliskan 6 atribut dari benda itu – contoh: untuk kata: pohon, atributnya adalah akar, ranting, jenis, apel, batang pohon dan tinggi. Kemudian paksakan untuk menciptakan hubungan antar benda tersebut atau atributnya dan masalah yang Anda hadapi untuk menciptakan suatu ide segar. Hal ini sudah terbukti berhasil – bagi individu maupun kelompok.
_______________________________________________
_______________________________________________

9. Renungkan masalah yang dihadapi sambil berjalan di galeri seni atau museum.

Stimuli external akan dapat merangsang otak menciptakan ide baru.

_______________________________________________
_______________________________________________

10. Gambarkan situasi permasalahan dalam bentuk karton yang menggambarkan orang – orang yang terlibat serta masalah – masalahnya.


Gantungkan di dinding dan bayangkan bagaimana ceritanya akan berkembang. Bayangkan semuanya seperti potongan cerita kartun. Kebanyakan otak manusia bekerja dengan lebih baik dengan gambar dibandingkan dengan kata – kata atau angka
Jadi cara ini dapat membawa kita kepada suatu ide yang fantastis.

*
jika seseorang yang memiliki daya ingat yang kuat, cara seperti ini tidak perlu menggunakan karton karton, ia cukup untuk mengingat kembali kronologi dan kaitan kaitan peristiwa yang ia dapat satukan menjadi satu buah cerita yang berkaitan.